China Peringatkan Negara-negara yang Bernegosiasi Tarif dengan AS

HomePoros Dunia

China Peringatkan Negara-negara yang Bernegosiasi Tarif dengan AS

Presiden Trump telah menangguhkan tarif tinggi untuk banyak negara, tetapi tetap memberlakukan tarif terhadap China, termasuk pada sektor semikonduktor. Pemerintah AS juga dilaporkan berupaya meyakinkan negara-negara lain untuk membatasi aktivitas perusahaan China di wilayah mereka.

Gema Perlawanan dari Iran: Menakar Hakikat Dukungan Muslim dalam Pusaran Konstelasi Timur Tengah
Eksklusif: Istri Mahasiswa Palestina yang Ditahan Mengatakan Dia Naif karena Percaya Suaminya Aman dari Penangkapan
Perdana Menteri Inggris Desak Putin Segera Setujui Gencatan Senjata 30 Hari di Ukraina

 

POROSNARASI.COM — Pemerintah China menyatakan penolakannya terhadap negara-negara yang menjalin kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat yang merugikan kepentingan Beijing. Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas dan setimpal terhadap negara mana pun yang terlibat dalam perjanjian semacam itu.

Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump berencana menekan negara-negara yang mengajukan pengecualian tarif agar mengurangi hubungan dagang mereka dengan China. Langkah ini dianggap sebagai upaya Washington untuk mengisolasi China dari perdagangan global.

Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa mereka mendukung penyelesaian sengketa ekonomi dan perdagangan melalui konsultasi yang setara. Namun, mereka menekankan bahwa China akan mempertahankan hak dan kepentingannya jika ada negara yang mengambil tindakan yang merugikan.

Sebelumnya, Presiden Trump telah menangguhkan tarif tinggi untuk banyak negara, tetapi tetap memberlakukan tarif terhadap China, termasuk pada sektor semikonduktor. Pemerintah AS juga dilaporkan berupaya meyakinkan negara-negara lain untuk membatasi aktivitas perusahaan China di wilayah mereka.

Trump Mulai Komunikasi dengan China, Perang Dagang Segera Berakhir?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa ia telah memulai komunikasi dengan Presiden China Xi Jinping, menandai langkah awal menuju penyelesaian perang dagang antara kedua negara. Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan perdagangan dapat segera tercapai, meskipun belum ada rincian lebih lanjut mengenai isi pembicaraan tersebut.

Langkah ini diambil setelah ketegangan perdagangan antara AS dan China meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dengan kedua negara saling memberlakukan tarif impor yang tinggi. Trump sebelumnya telah mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50 persen terhadap produk-produk China jika Beijing tidak mengurangi tarif balasannya.

Meskipun demikian, pernyataan terbaru dari Trump menunjukkan adanya keinginan untuk meredakan ketegangan dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Pemerintah China belum memberikan tanggapan resmi terkait komunikasi tersebut.[]

Sumber: CNN Indonesia, 21 April 2025

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: